Yuk Cari Tahu Perbedaan Oli Mobil Sintetis dan Non Sintetis

quota.ID – Untuk menjaga perfoma mobil tetap dalam kondisi prima, salah satu kuncinya adalah dengan selalu rutin mengecek kondisi pelumas mesin mobil anda. Selain itu, pemilik kendaraan juga harus paham dengan jenis oli mobil yang digunakan, apakah oli tersebut merupakan Oli Mobil Sintetis atau Non Sintetis.

Karena, secara  spesifikasi kedua jenis oli mobil tersebut memiliki perbedaan sehingga berpengaruh pada performa kendaraan kesayangan anda. Dengan anda mengetahui perbedaan dari keduanya, anda bisa menentukan mana spesifikasi oli yang cocok di gunakan untuk kendaraan roda empat anda.

Melansir dari laman Hyundai Indonesia, berikut adalah perbedaan oli sintetis dan non sintetis yang sebaiknya anda ketahui.

Editors’ picks

Baca Juga :  Bukan Cuma Karena Aki, Mobil Sulit Distarter Bisa Juga Karena Ini

Perbedaan Oli Mobil Sintetis dan Non Sintetis

Perbedaan mendasar dari keduanya adalah dari bahan pembuatnya. Pelumas synthetic atau oli sintetis tidak terbuat dari mineral minyak bumi, namun oli jenis tersebut terbuat dari senyawa kimia artificial atau buatan.

Oli sintetis dibuat dari ragam komponen yang berasal dari minyak bumi dan diproses serta dimodifikasi secara kimiawi. Jadi pelumas tipe ini tidak terbuat dari minyak mentah yang ditambang dari perut bumi, namun merupakan oli yang terbuat dari modifikasi komponennya.

Oli mobil sintetis lebih unggul secara struktur kimia dibandingkan oli yang berbahan dasar mineral atau oli non sintetis. Hal ini terjadi dikarenakan proses produksi oli sintetis yang jauh lebih kompleks dan rumit di bandin tipe non sintetis.

Baca Juga :  Siap Jadi Penantang Kawasaki Ninja 250, Ini Tampang Suzuki Gixxer SF 250

Selain itu, karena proses pembuatannya yang cukup rumit, maka banderol harga untuk oli sintetis ini jauh lebih mahal dibanding oli dengan berbahan dasar mineral.

Biasanya jenis oli sintetis memiliki nilai SAE atau viskositas yang rendah alias lebih encer. Selain itu, oli mobil tipe ini juga tidak cocok digunakan untuk mesin kendaraan dengan teknologi lama, atau mobil lawas.

Sementara untuk oli yang non sintetis, bahan dasarnya terdiri dari base oil atau minyak bumi mentah. Karena itu, usia pemakaiannya pun lebih singkat dibandingkan dengan oli sintetis.

kekurangan dari oli non sintetis adalah selain cepat panas, mudah teroksidasi, dan cepat menguap, oli jenis ini juga memiliki struktur molekul yang tidak rata sehingga dapat mempengaruhi kinerja mesin.

Baca Juga :  Benahkah Ban Tubeless Bisa Lebih Awet Jika diisi Nitrogen ?

jadi secara umum dapat disimpulkan bahwa, oli sintetis lebih cocok untuk mobil keluaran anyar dan oli non sintetis lebih cocok untuk mbil lawas.

Namun, anda tak usah bingung karena biasanya setiap pabrikan otomotif sudah merekomendasikan mana jenis oli yang sesuai dengan tipe mesin kendaraan anda.

Karena itu, usahakan untuk selalu melakukan servis dan pergantian oli mesin di bengkel resmi yang sudah terpercaya agar tidak terjadi kesalahan dalam penggunaan oli mesin untuk mobil kesayangan anda.

Topic:

Just For You