Obat yang Tepat Untuk Sakit Mata Merah Pada Anak

quota.ID – Sakit mata merah pada anak, sering kali membuat orang tua kebingungan. Karena, kondisi ini terjadi pada area atau indera manusia yang paling sensitif, maka pengobatannya pun harus dilakukan dengan tepat.

Penyakit mata merah atau dalam bahasa medis disebut dengan konjungtivitis merupakan suatu kondisi medis berupa peradangan pada konjungtiva, yaitu lapisan transparan yang melindungi bagian dalam kelopak mata dan bagian putih mata.

Adanya peradangan pada area tersebut tersebut membuat pembuluh darah menjadi terlihat, sehingga mata tampak merah. Inilah mengapa kondisi medis ini disebut dengan bahasa sehari-hari dengan istilah sakit mata merah.

Penyebab terjadinya sakit mata merah pada anak dapat disebabkan oleh adanya infeksi virus dan bakteri. Sakit mata yang disebabkan oleh adanya infeksi virus atau bakteri menjadi sangat mudah menular.

Selain dikarenakan infeksi, penyebab mata merah pada anak juga dapat disebabkan oleh alergi, misalnya saja terhadap tungau debu, serbuk sari, atau bulu hewan, serta karena iritasi akibat polusi udara yang ada disekitar.

Obat yang Tepat Untuk Sakit Mata Merah Pada Anak

Umumnya sakit mata merah yang di sebabkan oleh virus bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari tanpa pengobatan.

Sedangkan sakit mata merah yang di sebabkan oleh infeksi bateri bisa lebih parah, biasanya di tandai dengan keluarnya cairan kuning kental dari mata (belekan), sehingga apabila cairan ini mengering membuat kelopak mata menjadi menempel dan tertutup, ataupun bengkak dan berkerak.

Jika sakit mata yang di alami oleh putra putri anda sudah pada tahap yang demikian maka tindakan medis berupa pengobatan oleh dokter merupakan langkah yang tepat.

Jika kondisi mata merah yang terjadi tergolong parah atau sudah berlangsung lebih dari dua minggu, biasanya dokter akan memberikan pengobatan antibiotik berupa obat tetes mata ataupun yang berbentuk salep.

Terdapat dua jenis antibiotik untuk obat sakit mata merah pada anak yang umumnya diresepkan oleh dokter, yaitu chloramphenicol dan asam fusidat (fusidic acid).

Perlu diketahui, bahwa penggunaan antibiotik berupa Chloramphenicol dan asam fusidat kemungkinan memiliki efek samping, yaitu berupa rasa menyengat atau perih ringan pada mata selama beberapa saat setelah penggunaan.

Karena itu, demi keamanan penggunaan kedua jenis obat sakit mata golongan antibiotik ini HARUS diperoleh melalui resep dokter, termasuk cara pakai dan dosis yang dianjurkan. Jangan sekali-sekali menggunakan obat ini tanpa anjuran dari dokter.

Jika sakit mata merah yang dialami oleh anak anda di sebabkan oleh alergi, maka harus diketahui pemicunya, agar bisa dihindari.

Jika sudah diketahui apa penyebab alerginya tersebut, segera jauhkan anak dari faktor pemicu tersebut. Apabila anak mengeluh dan merasa tak nyaman dengan kondisi matanya, ada baiknya periksakan ke dokter dan minta obat tetes mata untuk mengatasi keluhan tersebut.

Jika kondisi tersebut juga dibarengi dengan reaksi alergi lain, biasanya dokter akan memberikan obat antihistamin yang diminum atau obat tambahan lain untuk mengurangi gatal dan bengkak yang terjadi pada mata anak.

Topic:

Just For You